SEMARANG: Kebumen sedang menggalakan promosi wisata bahari dengan
obyek unggulan pantai Menganti di Kecamatan Ayah yang memiliki pasir
putih.
Wakil Bupati Kebumen Djuwarni mengatakan keindahan pantai Menganti tidak kalah dengan pantai Bali, kondisi pantai yang masih alami serta panoramanya yang indah menjadi daya tarik tersendiri bagi pantai tersebut. “Pantai ini selain bagus pemandangannya juga mudah dijangkau,” katanya pada saat menerima kunjungan wisata Paguyuban Pendengar Penyiar Radio Banyumasan (P3RB), tadi.
Selain pantai Menganti, para pengujung kota Kebumen juga dapat menikmati obyek wisata lainnya seperti gua Jatijajar, Waduk Sempor, Gua Petruk, Pantai Petanahan, Pantai Karangbolong, PAP Krakal, Waduk Wadas lintang, dan Karangsambung, serta obyek bernuansa sejarah Benteng Van Der Wijck.
Tidak hanya menawarkan keindahan obyek wisata, lanjutnya, Kebumen juga memiliki aneka seni budaya seperti kesenian tek- tek, jamjaneng, kuda lumping, kesenian gending serta jidhoran. Dan makanan khas seperti sate ambal, soto petanahan, nasi penggel, dan lanting.
Ketua Rombongan P3RB Sutardi menyatakan selain untuk menjalin silaturahmi, kunjungan mereka sekaligus untuk melihat secara langsung kondisi pariwisata dan seni budaya Kebumen yang selalu mereka siarkan melalui radio Banyumasan.
Sutardi menambahkan saat ini di Jakarta terdapat 11 radio swasta niaga, yang mempunyai format banyumasan, antara lain Radio Sekuntum Bunga Yumini (SBY) dalam acara Arum Ndalu, dan radio Inyong dalam Gembus Goreng.
“Berbagai informasi tentang potensi seni budaya, kuliner serta sejarah Kabupaten se eks Karesidenan Banyumas dan Kebumen, disampaikan dalam acara tersebut,” katanya.
Djuwarni mengharapkan melalui materi yang disampaikan dalam program Banyumasan, berbagai potensi Kebumen tidak hanya dikenal oleh masyarakat luas termasuk Jakarta tidak hanya sekitar Kebumen saja. (m01/DOT)
Wakil Bupati Kebumen Djuwarni mengatakan keindahan pantai Menganti tidak kalah dengan pantai Bali, kondisi pantai yang masih alami serta panoramanya yang indah menjadi daya tarik tersendiri bagi pantai tersebut. “Pantai ini selain bagus pemandangannya juga mudah dijangkau,” katanya pada saat menerima kunjungan wisata Paguyuban Pendengar Penyiar Radio Banyumasan (P3RB), tadi.
Selain pantai Menganti, para pengujung kota Kebumen juga dapat menikmati obyek wisata lainnya seperti gua Jatijajar, Waduk Sempor, Gua Petruk, Pantai Petanahan, Pantai Karangbolong, PAP Krakal, Waduk Wadas lintang, dan Karangsambung, serta obyek bernuansa sejarah Benteng Van Der Wijck.
Tidak hanya menawarkan keindahan obyek wisata, lanjutnya, Kebumen juga memiliki aneka seni budaya seperti kesenian tek- tek, jamjaneng, kuda lumping, kesenian gending serta jidhoran. Dan makanan khas seperti sate ambal, soto petanahan, nasi penggel, dan lanting.
Ketua Rombongan P3RB Sutardi menyatakan selain untuk menjalin silaturahmi, kunjungan mereka sekaligus untuk melihat secara langsung kondisi pariwisata dan seni budaya Kebumen yang selalu mereka siarkan melalui radio Banyumasan.
Sutardi menambahkan saat ini di Jakarta terdapat 11 radio swasta niaga, yang mempunyai format banyumasan, antara lain Radio Sekuntum Bunga Yumini (SBY) dalam acara Arum Ndalu, dan radio Inyong dalam Gembus Goreng.
“Berbagai informasi tentang potensi seni budaya, kuliner serta sejarah Kabupaten se eks Karesidenan Banyumas dan Kebumen, disampaikan dalam acara tersebut,” katanya.
Djuwarni mengharapkan melalui materi yang disampaikan dalam program Banyumasan, berbagai potensi Kebumen tidak hanya dikenal oleh masyarakat luas termasuk Jakarta tidak hanya sekitar Kebumen saja. (m01/DOT)






2 komentar:
emang keren ...aku kalo lg ke tempat saudaraku pasti main kesitu.. di bela2in jalan kaki naik turu bukit .... hehe
mosok emang rumahnya deket?
Posting Komentar